Untuk Mendapatkan Harga Terbaik, Segera Hubungi Kami di (021) 2961 5678                                                                                    
BURSA SAHAM ASIA DIBUKA LESU

28 Juli 2026, 09.17 WIB


image

Pada perdagangan pagi hari ini, Selasa (28/7/2026), bursa saham Asia dibuka melemah, seiring sikap pelaku pasar yang waspada dalam menghadapi sejumlah agenda penting pekan ini.

Selain itu, para investor juga tengah menanti rilis laporan keuangan sejumlah raksasa teknologi Amerika Serikat (AS), keputusan suku bunga bank sentral AS (The Fed), hingga data kepercayaan konsumen.

Indeks Kospi di Korea Selatan, mencatat penurunan sebesar 5,93% saat pembukaan perdagangan. Sedangkan untuk indeks Nikkei 225 Jepang jatuh 0,65%, disusul indeks Topix yang turun 0,63%, dan indeks acuan Australia S&P/ASX 200 dengan koreksi 0,38%.

Tekanan yang terjadi di pasar menunjukan bahwa ketidakpastian kembali meningkat menjelang pekan yang krusial bagi pasar saham global. Investor menanti hasil laporan keuangan Amazon, Meta Platforms, Microsoft, dan Apple, di tengah tanggapan terhadap keberlanjutan belanja modal (capital expenditure/capex) perusahaan hyperscaler yang menjadi pendorong reli saham semikonduktor.

Pasar kemungkinan masih akan mendengar seluruh perusahaan hyperscaler kembali menaikan belanja modal pekan ini. Kondisi ini dapat memberikan tekanan pada jangka pendek terhadap saham mereka, namun tetap positif bagi perekonomian selama investasi tersebut terus berlanjut.

Tidak hanya itu, fokus pasar juga tertuju pada hasil rapat The Fed yang akan diumumkan pada Rabu waktu setempat. Pelaku pasar memprediksi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya pada pertemuan Juli, namun akan mencermati petunjuk arah kebijakan moneter berikutnya.

Sementara pelaku pasar juga ikut mencermati laju harga minyak dan pasar obligasi. Harga minyak mentah Brent berada di bawah US$90/barel di tengah jeda konflik antara AS dan Iran. Penurunan juga terjadi pada imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun yang turun di kisaran 4,65%.