BURSA ASIA LESU, DI TENGAH PENANTIAN INVESTOR TERHADAP DATA PENTING AS
14 Juli 2026, 09.32 WIB
Hari ini, bursa saham Asia dibuka melemah seiring dengan sikap investor yang mengamati kenaikan imbal hasil obligasi AS, musim laporan keuangan emiten, dan rilis data inflasi AS.
Selain itu, investor juga memperhatikan kekhawatiran akan lonjakan harga minyak yang dapat mempertahankan tekanan pada inflasi, turut membebani sentimen pasar.
Bursa di Jepang, indeks Nikkei 225 mencatat penurunan sebesar 1,17%, sedangkan Topix turun 0,51%. Penurunan juga dialami oleh bursa Korea Selatan yang jatuh ke zona merah dengan Kospi 2,01% dan indeks saham Kosdaq turun 1,8%.
Sementara indeks acuan Australia S&P/ASX 200 dibuka melemah 0,29%. Di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng juga lebih rendah di level 24.158 dibanding penutupan sebelumnya di posisi 24.213,72.
Imbal hasil (yield) obligasi AS naik tajam lantaran investor khawatir kenaikan harga minyak akan menjaga inflasi teteap tinggi. Kondisi tersebut tentu menyebabkan volatilitas di pasar, menjelang dimulainya musim laporan keuangan bagi perusahaan-perusahaan besar di Wall Street.
Sejumlah bank raksasa AS, termasuk JPMorgan Chase, Goldman Sachs, dan Bank of America dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartalan sebelum pembukaan perdagangan di Wall Street pada Selasa waktu setempat. Hasil kinerja dari emiten tersebut akan menjadi indikator penting bagi investor dalam menilai kondisi ekonomi da prospek pasar.
Michael Graham, Direktur Riset dan Strategi Investasi Canaccord Genuity, menuturkan melemahnya pasar di perdagangan sebelumnya lebih bersifat pengecualian dan tidak mengubah pandangan positif terhadap musim laporan keuangan. Menurutnya, prospek laba perusahaan teknologi berkapitalisasi besar masih cukup konstruksi dan berpotensi melebihi ekspektasi.
Perusahaan yang bergabung pada indeks S&P 500 diperkirakan tumbuh 23,6% pada kuartal II dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Para investor juga tengah menanti rilis data inflasi konsumen AS (Consumer Price Index/CPI) Juni serta penyampaian laporan kebijakan moneter Ketua The Fed, Kevin Warsh kepada Kongres AS dalam agenda semiannual Humphrey-Hawkins Report.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

