MAYORITAS BURSA ASIA MENGUAT
25 Juni 2026, 09.21 WIB
Mayoritas busa saham Asia Pasifik mencatat penguatan hari ini, seiring rotasi sektor yang terjadi pada bursa saham Wall Street di tengah berkurangnya tekanan pasar saham global.
Sejumlah investor juga mengamati data ekonomi penting AS yang akan dirilis hari ini, termasuk indikator inflasi favorit bank sentral AS atau The Fed .
Indeks Kospi, di Korea Selatan berhasil mencatat penguatan tertinggi dengan kenaikan lebih dari 5%. Sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga ikut naik 1,32%.
Kenaikan juga dialami oleh bursa Jepang, dimana indeks Nikkei 225 naik 1,28% dan indeks Topix naik 0,76%. Namun mayoritas bursa regional justru melemah, indeks acuan Australia S&P/ASK 200 melemah tipis pada awal perdagangan.
Dari penilaian Chief Market Strategist Carson Group, Ryan Detrick, rotasi dana keluar di sejumlah saham teknologi dalam beberapa sesi terakhir justru menjadi sinyal positif bagi pasar ekuitas secara keseluruhan. Pelebaran partisipasi sektor-sektor lain menunjukan kondisi pasar yang lebih sehat dibanding hanya bergantung pada penguatan saham teknologi.
Para investor nampaknya mulai beralih ke sektor industri dan keuangan, yang selama ini dinilai memiliki prospek menarik.
Selain itu, pelaku pasar juga menanti rilis indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) Mei yang menjadi indikator inflasi pilihan The Fed. Ekonom yang disurvei Dow Jones memprediksi indeks PCE utama naik 0,5% secara bulanan dan 4,1% secara tahunan, lebih tinggi dibanding kenaikan masing-masing 0,4% dan 3,8% pada April.
Investor juga akan mengamati sejumlah indikator ekonomi lainnya dari AS. Di antaranya pembacaan final produk domestik bruto (PDB) kuartal I-2026, data pendapatan pribadi Mei, pesanan barang tahan lama awal, serta klaim pengangguran mingguan untuk periode yang berakhir 20 Juni.
Sementara di pasar saham AS, bursa Wall Street ditutup variatif pada perdagangan Rabu atau Kamis waktu Indonesia.
Kondisi ini terjadi di tengah aksi jual saham teknologi yang dipimpin oleh pelemahan saham Micron Technology. Pelaku pasar kini menanti laporan keuangan perusahaan pembuat chip memori tersebut yang dijadwalkan dirilis setelah penutupan pasar.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

