BURSA AS MELEMAH, DI TENGAH PENGUATAN PASAR ASIA
24 Februari 2026, 12.00 WIB
Hari ini, Selasa (24/2/2026), pasar saham Asia-Pasifik terpantau mengalami penguatan di tengah lesunya bursa saham Wall Street di AS. Hal ini terjadi saat kekhawatiran baru datang dari ancaman tarif Presiden AS Donald Trump dan potensi disrupsi kecerdasan buatan terhadap perusahaan perangkat lunak.
Selain itu, pernyataan Trump di Truth Social terkait negara mana saja yang ingin bermain-main dengan putusan Mahkamah Agung akan mengalami tarif yang lebih tinggi, juga diamati oleh para investor.
Komentar tersebut muncul setelah Supreme Court of the United States melakukan pembatalan tarif yang diberlakukan berdasarkan International Emergency Economic Powers Act, pada Jumat pekan lalu. Hal ini memicu respons dari Trump, yang akan mengenakan tarif global sebesar 15% berdasarkan Section 122 dari Trade Act 1974.
Para pelaku pasar juga tengah menanti keputusan suku bunga pinjaman China atau loan prime rate (LPR). LPR tenor satu tahun menjadi acuan pinjaman komersial baru, sementara LPR lima tahun menjadi syarat untuk kredit properti.
Pasar saham China kembali dibuka setelah libur Tahun Baru Imlek. Sedangkan kontrak berjangka Hang Seng Indes Hong Kong tercatat lebih rendah di level 26.869, dibanding penutupan sebelumnya di 27.081,91.
Sementara di Korea Selatan, KOSPI berhasil melanjutkan reli dengan memecahkan rekor dengan kenaikan sebesar 0,24%, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq melonjak hingga 0,56%. Sedangkan di Jepang, Nikkei 225 naik 0,23%, dan untuk Topix kini bergerak mendatar.
Kenaikan juga dialami oleh indeks S&P/SDX 200 Australia yang menguat 0,12%. Sebaliknya, perdagangan di AS tadi malam, justru tercatat melemah dengan Dow Jones Industrial Average yang anjlok hingga 1,66%, Indeks Nasdaq Composite turun 1,13%, dan S&P 500 jatuh 1,04%.
Saham-saham keamanan siber kembali tertekan selama dua hari berturut-turut lantaran investor khawatir akan alat keamanan berbasis kecerdasan buatan yang dapat mengalihkan model bisnis lama di sektor tersebut.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

