MATA UANG GARUDA LANJUTKAN TREN POSITIF
16 Juli 2026, 09.25 WIB
Nilai tukar rupiah kembali melanjutkan tren positifnya terhadap kurs dolar AS. Penguatan ini terjadi di tengah aksi jual dolar yang dilakukan para pelaku pasar global.
Mata uang Garuda dibuka menguat tipis 0,03% ke posisi Rp18.055/US$, atau melanjutkan penguatan pada penutupan perdagangan sebelumnya di angka Rp18.060/US$.
Sedangkan untuk indeks dolar AS (DXY), terpantau stabil di level 100,505. Sebelumnya, indeks dolar AS mengalami penurunan tajam hingga 0,43%.
Pelemahan indeks dolar AS ini membuat pasar nampak melakukan aksi jual pada aset berdenominasi dolar AS. Kondisi ini tentu dapat memberikan ruang penguatan bagi mata uang negara lain, termasuk rupiah.
Dolar AS mengalami pelemahan terhadap beberapa mata uang utama dunia setalah data harga peodusen AS dilaporkan lebih rendah dari yang diperkirakan. Data tersebut menunjukan bahwa tekanan inflasi di AS mulai mereda.
Selain itu, pasar juga mengamati eskalasi terbaru antara AS dan Iran. Ketegangan yang kembali meningkat menyebabkan harga minyak masih bertahan di dekat level tertinggi dalam satu bulan terakhir, sehingga risiko terhadap prospek inflasi belum sepenuhnya mereda.
Sementara Bank Indonesia (BI) kini terus melakukan stabilitas nilai tukar rupiah, dengan masuk ke pasar Non-Deliverable Forward (NDF) di luar negeri atau offshore sejak April 2026.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

