Untuk Mendapatkan Harga Terbaik, Segera Hubungi Kami di (021) 2961 5678                                                                                    
RUPIAH MELEMAH DI TENGAN PENANTIAN HASIL RAPAT FOMC

09 Desember 2025, 09.10 WIB


image

Nilai tukar rupiah kini diperdagangkan semakin melemah terhadap kurs dolar AS. Rupiah dibuka melemah 0,03% ke posisi Rp16.700an/US$. Sebelumnya, rupiah sempat mengalami penguatan di posisi Rp16.635/US$.

Pelemahan rupiah ini sejalan dengan laju indeks dolar AS (DXY) yang mengukur penguatan dolar AS terhadap enam mata uang utama dunia, DXY tercatat melemah 0,09% ke level 98,900.

Selain itu, nilai tukar rupiah hari ini kemungkinan masih akan dipengaruhi oleh sentimen eksternal, khususnya dari Amerika Serikat. Pelaku pasar global kini tengah menanti keputusan suku bunga acuan The Fed yang akan diumukan pada 9-10 Desember atau Jumat waktu Indonesia, dalam rapat FOMC.

Berdasarkan dari proyeksi pasar, The Fed memiliki peluang sebesar 88,4% untuk memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 3,50% hingga 3,75% pada pertemuan mendatang.

Selain itu, data ekonomi AS juga terlihat adanya retakan dipasar tenaga kerja. Di mana adanya kehilangan pekerjaan yang terdugaserta meningkatnya jumlah pemutusan hubungan kerja. Hal ini tentu membuat investor yakin jika pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin dari kisaran 3,75% hingga 4,00% menuju target baru 3,50% hingga 3,75% hampir pasti terjadi.

Inflasi yang melandai pada September semakin memperkuat pasar akan pemangkasan suku bunga acuan The Fed.

Sementara kembali meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga membuat dolar AS berpotensi kembali tertekan di pasar global. Hal ini seiring dengan pelaku pasar yang mulai keluar dari aset berdenominasi dolar dan beralih ke aset yang berisiko, termasuk ke emerging market seperti rupiah.