RUPIAH BERTAHAN DI ZONA PELEMAHAN
24 Oktober 2025, 09.33 WIB
Membuka perdagangan pagi hari ini, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tercatat melemah kembali, nampaknya sikap BI yang menahan suku bunga acuannya belum memberikan pengaruh pada laju rupiah.
Hari ini, mata uang Garuda dibuka melemah tipis 0,02% ke posisi Rp16.620/US$, sedangkan pada penutupan perdagangan Kamis kemarin, (23/10/2025), rupiah melemah hingga 0,27% ke posisi Rp16.615/US$.
Sedangkan untuk indeks dolar AS (DXY) bergerak ke level tertingginya sejak 10 Oktober 2025 di angka 98,97.
Pergerakan rupiah hari ini masih akan terus dipengaruhi oleh faktor eksternal, mulai dari ancaman baru AS terhadap Rusia hingga melonjaknya harga minyak.
Pada perdagangan Kamis (23/10/2025), harga minyak mengalami lonjakan hingga lebih dari 5% ke level tertinggi dalam dua minggu, menyusul pengumuman sanksi AS terhadap sejumlah perusahaan minyak utama Rusia.
Selain itu, fokus utama pasar rupiah akhir pekan ini juga tertuju pada rilis data inflasi AS yang akan diumukan hari ini, Jumat (24/10/2025). Hal ini dikarenakan data Indeks Harga Konsumen (CPI) ini akan menjadi penentu arah kebijakan suku bunga acuan The Fed.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

