RUPAH MEMBAIK SAAT USD BERGERAK MENURUN
20 Agustus 2018, 10.54 WIB
Hari ini, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperdagangkan sedikit menguat 5 poin atau 0,03% berdasarkan dari data Bloomberg ke Rp14.588/US$, dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya di Rp14.593/US$.
Melihat dari kurs Jisdor BI, nilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp14.578/US$, angka ini justru menguat sebesar 41 poin jika dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya di Rp14.619/US$.
Penguatan rupiah ini berhasil memanfaatkan ppenurunan kurs dolar AS lantaran investor melihat pembicaraan perdagangan AS dengan China. Hari ini, USD menyusut karena permintaan investor untuk mata uang safe haven menurun lantaran mulai menurunnya ketegangan perang dagang antara AS dan China, seiring adanya rencana pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin China XI Jinping pada November mendatang.
Mengutip dari data Reuters, Senin (20/8/2018), indeks Dolar terhadap enam mata uang utama lainnya berada di posisi 96,126 setelah turun 0,55% pada perdagangan Jumat kemarin. Hal tersebut membuat euro bergerak naik 0,55% ke posisi US$1,1436 dan yuan China membaik di level 6,8367, setelah pada Rabu pekan lalu sempat berada di posisi terendahnya 19 bulan di 6.9585.
Sebelumnya, pada perdagangan Rabu lalu, kurs dolar AS bergerak naik di posisi tertingginya sejak Juni 2017, lantaran meningkatnya ketegangan perdagangan antara AS dengan China, serta penurunan mata uang lira Turki, yang menyebabkan kerugian besar pada mata uang negara-negara berkembang.
Namun, penguatan dolar AS ini terhenti menjelang pembicaraan perdagangan tingkat rendah antara pejabat China dengan AS di Washington yang dijadwalkan pada Selasa dan Rabu pekan ini.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B