PENGUATAN RUPIAH TERTAHAN DI LEVEL Rp14.619/US$

16 Agustus 2018, 10.46 WIB


image

Hari ini, nilai tukar rupiah diperdagangkan cenderung variatif terhadap dolar AS, meski masih berada di sekitar posisi Rp14.619/US$. Mata uang Garuda ini terus mencoba untuk bergerak menguat saat laju dolar AS masih bertahan dekati posisi tertinggi dalam 13 bulan.

Berdasarkan dari kurs Jisdor BI, nilai tukar rupiah dibuka di posisi Rp14.619/US$, angka ini sedikit meningkat jika dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya di Rp14.621/US$.

Sedangkan melihat dari Bloomberg, nilai tukar rupiah tercatat melemah di posisi Rp14.617/US$ dibandingkan dengan posisi perdagangan hari sebelumnya di Rp14.576/US$.

Mengutip dari data Reuters, Kamis (16/8/2018), mata uang Negeri Paman Sam ini masih bertahan di jalur penguatan satu tahun lebih di tengah ggejolak pasar negara berkembang. Dolar mendekati posisi terbaiknya lantaran terimbas gejolak politik di Turki dan kekhawatiran akan kesehatan ekonomi China yang terus mendukung aset safe haven serta memberikan beban bagi mata uang negera berkembang.

Indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama lainnya berada di posisi 96,756 setelah sempat bergerak naik menuju posisi tertinggo 13 bulan di 96,984 pada hari sebelumnya.

Mata uang euro sedikit berubah ke posisi 1,1343 terhadap dolar AS, dari sebelumnya yang ditetapkan di posisi 1,1301. Kekhawatiran bahwa bank-bank Eropa akan terpengaruh secara negatif oleh gejolak keuangan di Turki telah membebani euro.

Sementara Pounds menurun lebih rendah terhadap dolar AS ke posisi 1,2686 dalam rentang yang pendek dari posisi terendah 13 bulan di 1,2662. Dan kurs dolar AS turun 0,2% terhadap yen Jepang ke posisi 110,555.