RUPIAH DIPREDIKSI BALIK MENGUAT
01 Agustus 2018, 09.04 WIB
Penguatan nilai tukar rupiah yang masih tertahan dan cenderung melemah diharapkan hanya bersifat sementara seiring dengan kenaikan yang sempat terjadi beberapa hari terakhir.
Rilis inflasi diharapkan akan berada di sekitar posisi 0,48% hingga 0,64% dan sejumlah data makro ekonomi lainnya juga dapat memberikan sentimen positif, sehingga pelemahan rupiah dapat tertahan dan kembali menemukan momentum kenaikannya.
Meski demikian, berbagai sentimen yang dapat menghambat kenaikan rupiah dan membuat rupiah kembali melemah juga tetap harus dicermati dan diwaspadai.
Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini diperkirakan akan bergerak di sekitar posisi support Rp14.421/US$ dengan resisten di Rp14.400/US$. Sementara pada perdagangan kemarin, rupiah sedikit melemah seiring berbalik menguatnya laju USD.
Rilis Bank of Japan atau BoJ yang masih mempertahankan kebijakan moneternya dengan suku bunga rendah membuat laju yen Jepang bergerak melemah, sehingga hal tersebut dapat dimanfaatkan oleh USD untuk berbalik menguat.
Dari dalam negeri terkait adanya penilaian dan langkah koordinasi dari Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) juga ikut memberikan sentimen positif terhadap rupiah.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B