WALL STREET BERAKHIR REBOUND
13 Februari 2018, 10.17 WIB
Bursa saham Wall Street di AS pada perdagangan kemarin ditutup menguat lantaran investor kembali merasa percaya diri setelah penurunan terbesar AS dalam dua tahun terakhir. Namun, para ahli strategi tidak lagi menghentikan pasar.
Mengutip dari data Reuters, Selasa (13/2/2018), pergerakan indeks Dow Jones tercatat mengalami kenaikan sebesar 410,37 poin atau 1,7% menjadi 24.601,27. Sedangkan indeks S&P 500 bertambah 36,45 poin atau 1,39% ke posisi 2.656, dan untuk indeks Nasdaq Composite naik 107,47 poin atau 1,56% ke 6.981,96.
Presiden Donald Trump yang mengumumkan anggaran, termasuk rencana pengeluaran infrastruktur, mendorong pergerakan sektor saham seperti sektor material di indeks S&P dan industri. Namun, faktor yang lebih tinggi kemungkinan adalah tes S&P dan rebound dari posisi teknis utama pada Jumat saat turun jatam hingga 11,8% dari posisi 26 Januari dan berada di bawah rata-rata pergerakan 200 hari selama sesi tersebut.
Hal-hal yang terjadi selama akhir pekan kemungkinan telah direnungkan oleh investor dan menyimpulkan bahwa ekonomi masih dalam kondisi yang cukup kuat, pendapatan bertahan, sehingga tidak ada alasan khusus untuk khawatir atau menjual.
Fundamental dalam jangka panjang kemungkinan akan unggul, namun volatilitas juga akan menjadi bagian dari persamaan tersebut.
Selain itu, sektor material di indeks S&P merupakan presentasi terbesar dengan kenaikan 2,1%, diikuti sektor teknologi informasi yang naik sebesar 1,8%.
Sementara bursa saham juga didorong oleh proposal anggaran Trump untuk tahun fiskal 2019, yang mencakup US$200 miliar untuk belanja infrastruktur, lebih dari US$23 miliar juga untuk keamanan perbatasan dan penegakan imigrasi, serta US$716 miliar untuk program militer, termasuk gudang senjata nuklir AS.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B