WALL STREET KEMBALI DITUTUP MELEMAH

09 Februari 2018, 10.18 WIB


image

Kemarin, bursa saham Wall Street di AS ditutup anjlok, hal ini menunjukan koreksi untuk pasar yang telah terlempar hampir sembilan tahun. Kondisi yang terjadi akhir-akhir ini sulit untuk dimengerti oleh investor yang telah mengalami whipsaw pada pekan ini dengan gejolak yang cukup besar telah mengguncang pasar yang hanya meningkat selama berbulan-bulan.

Dikutip dari data Reuters, Jumat (9/2/2018), pergerakan indeks Dow Jones tercatat mengalami penurunan hingga mencapai sebesar 1.032,89 poin atau 4,15% menjadi 23,860,46. Sedangkan indeks S&P 500 turun sebesar 100,66 poin atau 3,75% ke posisi 2.581. Dan untuk indeks Nasdaq Composite melemah sebesar 274,83 poin atau 3,9% ke 6.777,16.

Penurunan yang terjadi pada penutupan perdagangan kemarin, membuat indeks Dow Jones dan S&P 500 menunjukan bawah ini meraka berada dalam jalur koreksi, kedua saham ini turun hingga lebih dari 10% dari posisi tertinggi pada 26 Januari. Dan penurunan ini dikarenakan percepatan di akhir perdagangan.

Selain itu, investor juga tenga menunggu lama perundingan dalam ekuitas karena pasar terus meningkat hingga ke posisi tertinggi setelah posisi tinggi dengan berbagai halangan.

Sebelumnya, pada Kamis, imbal hasil obligasi AS tercatat mengalami kenaikan sebesar 2,884%, atau mendekati posisi tertinggi empat tahun pada Senin sebesar 2,885%, setelah adanya pernyataan dari Bank of England bahwa suku bunga kemungkinan perlu naik lebih cepat dari prediksi sebelumnya.

Sementara 11 sektor utama di indeks S&P 500 bergerak menurun dengan sektor keuangan dan teknologi yang mencatat kinerja terburuk. Dan ada sebanyak 30 komponen blue-chip di indeks Dow Jones ditutup negatif.