DAMPAK PELEMAHAN DOLAR AS TERHADAP PASAR OBLIGASI
13 Oktober 2017, 11.40 WIB
Saat ini, penguatan imbal hasil obligasi AS mulai tertahan seiring dengan pelemahan dolar AS yang cukup berpengaruh terhadap pergerakan harga obligasi dalam negeri.
Dolar AS yang tertahan di zona negatif dimanfaatkan oleh pelaku pasar untuk kembali masuk ke pasar obligasi dengan memanfaatkan penurunan di sejumlah seri tertentu.
Aksi beli yang kembali terjadi mendorong sejumlah obligasi bergerak naik meski terbatas. Ini masih belum termasuk dari sejumlah obligasi acuan yang masih mengalami aksi jual sehingga cenderung menurun.
Pada FR0061 dengan harga 103,11% dengan imbal hasil 6,21% atau berkurang dari -0,04 bps dari harga sebelumnya di 102,98% yang memiliki imbal hasil 6,24%. Dan untuk FR0072 dihargai 109,44% dengan imbal hasil 7,31% atau turun -0,02 bps dari posisi sebelumnya di 109,17% yang memiliki imbal hasil 7,337%.
Sedangkan untuk penguatan imbal hasil obligasi korporasi mulai bergerak terbatas seiring dengan mulai adanya aksi beli.
Sementara imbal hasil obligasi dalam negeri yang penguatannya mulai tertahan diharapkan dapat berlanjut untuk mengurangi potensi pelemahan terhadap sejumlah harga obligasi. Selain itu, dolar AS yang mengalami pelemahan diharapkan ikut mendorong kenaikan pasar obligasi yang didukung aksi beli.
Terjadinya aksi jual juga diharapkan dapat lebih terbatas sehingga pergerakan tren pelemahan harga obligasi tidak berlanjut.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B