TIGA NEGARA BERIKUT BIKIN HARGA MINYAK TURUN
06 Maret 2017, 11.50 WIB
Pada perdagangan hari ini, Senin (6/3/2017), pergerakan harga minyak mengalami penurunan, melenyapkan keuntungan dari sesi sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh kondisi yang terjadi di Rusia, Libya, dan Amerika Serikat.
Harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di posisi US$53,14, angka ini mengalami penurunan sebesar 19 sen atau 0,3%, sedangkan harga minyak mentah Brent turun 13 sen atau 0,2% menjadi US$55,77/barel.
Berdasarkan dari Reuters, Rusia dinilai masih enggan untuk mengikuti kesepakatan OPEC dalam mengurangi produksi minyak. Data Kementerian Energi Rusia menunjukan angka produksi minyak Negeri Beruang Merah ini tidak mengalami perubahan pada Februari dan Januari, yaitu berada di 11.110.000 barel/hari bph.
Pada Jumat pekan lalu, pergerakan harga minyak sempat mengalami kenaikan akibat pelemahan dolar AS setelah adanya pidato dari Janet Yellen, Ketua Federal Reserve, dimana The Fed berhati-hati dalam menaikan tingkat suku bunganya.
Namun hal tersebut berubah pada hari ini, setelah data produksi minyak Rusia. Selain itu, pergerakan harga minyak juga terhambat oleh kondisi di Libya yang berniat untuk meningkatkan kembali produksi minyak setelah faksi-faksi bersenjata memasuki dua pelabuhan minyak utama.
Sementara, di Amerika Serikat angka pengeboran minyak AS semakin bertambah menggerogoti dukungan untuk menguatnya harga minyak. Jumlah rig meningkat sebesar 609, tertinggi sejak Oktober 2015.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B