HARGA MINYAK MENTAH DUNIA TURUN

02 Maret 2017, 10.58 WIB


image

Pergerakan harga minyak mentah dunia berakhir sedikit lebih rendah, hal ini terjadi ditengah meningkatnya pasokan minyak AS hingga menyentuh rekor tertinggi. OPEC diharapkan dapat menyeimbangkan pasar dengan kebijakan pemotongan produksi yang dilakukan sejak awal tahun ini.

Pada pekan lalu, stok minyak AS bertambah sebesar 1,5 juta barel, meski kurang dari yang diperkirakan sebelumnya. Namun, stok minyak AS mencetak rekor setelah menembus hingga 520,2 juta barel saat delapan pekan terakhir terus meningkat. Lonjakan yang dialami oleh produksi minyak AS telah menimbulkan adanya kekhawatiran bahwa permintaan kemungkinan tidak akan cukup untuk menyerap hingga membuat banjir pasokan global.

Selain itu, pergerakan harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April CLc mengalami penurunan sebesar 18 sen atau 0,3% menjadi US$53,82/barel. Sedangkan untuk harga minyak mentah Brent berada di posisi US$56,36/barel, angka ini juga turun sebesar 15 sen atau 0,3%.

Bereaksi terhadap data, pergerakan harga minyak mentah terkunci dalam rentang perdagangan yang ketat pada saat investor masih meragukan OPEC konsisten dalam memangkas produksi. OPEC dijadwalkan akan tetap melakukan pengurangan output pada bulan kedua di Februari pada saat mendorong 94%.

Meski demikian, produksi minyak Rusia juga telah berjanji akan memotong produksi mereka sebesar 300.000 barel atau berada dibawah perjanjian OPEC, untuk memotong sekitar total 11,1 juta bpd dari 11,2 juta bpd pada bulan Oktober.

Sementara, berdasarkan dari Reuters, kepatuhan anggota OPEC masih belum kuat untuk menyepakati pasokan.