USD MELEMAH, HARGA MINYAK DUNIA STABIL

18 Januari 2017, 11.16 WIB


image

Pada perdagangan hari ini, harga minyak dunia sedikit berubah dengan cenderung stabil di tengah pelemahan dolar AS dan adanya komentar dari Arab Saudi yang mematuhi komitmen OPEC dalam pemotonagan produksi. Selain itu, produsen minyak dunia lainnya seperti AS dan Rusia diperkirakan akan meningkatkan produksi minyak mentah mereka di tahun ini.

Dolar AS yang menurun hingga ke titik terendahnya terhadap beberapa mata uang utama terjadi setelah adanya pernyataan dari Donald Trump bahwa penguatan greenback telah membuat daya saing AS menurun.

Berdasarkan dari Reuters, Rabu (18/1/2017), harga minyak Brent diperdagangkan di posisi US$55,47/barel, angka ini mengalami penurunan sebesar 39 sen atau 0,7%, sedangkan untuk harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan naik sebesar 11 sen atau 0,2% ke posisi US$52,48/barel.

Sebelumnya minyak dunia telah mendapat dukungan dari eksportir minyak mentah Arab Saudi yang menyatakan tetap akan mematuhi perjanjian dengan OPEC beserta anggota non-OPEC lainnya untuk memotong produksi. Selain itu, Rusia dan anggota non OPEC lainnya juga telah sempakat untuk mencoba mengurangi produksi mereka hingga 1,8 juta barel/hari.

Sementara, pada Januari, eskpor minyak dari selatan Irak sejauh ini telah mengalami penurunan, berdasarkan dari data dan sumber industri. Hal tersebut menjadi sinyal positif bahwa produsen terbesar kedua akan tetap melanjutkan keputusan OPEC untuk mengurangi produksi.