HARGA MINYAK NAIK DIDORONG KOMITMEN DARI ARAB SAUDI

17 Januari 2017, 09.29 WIB


image

Hari ini, harga minyak dunia kembali mengalami kenaikan, hal ini terjadi setelah adanya komitmen dari Arab Saudi yang tetap akan melakukan pengurangan terhadap produksi untuk mengimbangi adanya laporan yang mengatakan bahwa produksi minyak AS akan kembali meningkat di tahun ini.

Berdasarkan dari Reuters, Selasa (17/1/2017), harga minyak Brent mengalami kenaikan sebesar 41 sen atau 0,7% menjadi US$55,86, sedangkan untuk harga minyak mentah AS (WTI) berada di US$52,64/barel, angka ini juga naik 27 sen atau 0,5%.

Sebelumnya OPEC juga telah sepakat untuk memotong produksi sebesar 1,2 juta barel/hari (bph) menjadi 32,5 juta barel/hari di awal bulan Januari, hal ini untuk mengurangi kelebihan pasokan global yang telah menekan harga selama dua tahun lebih.

Selain itu, Rusia beserta anggota non OPEC juga telah mengatakan akan memorong produksinya. Dan Menteri Energi Saudi Khalidal-Falih mengatakan bahwa akan mematuhi secara ketat terhadap komitmen pemotongan produksi, karena rencana OPEC diyakini akan mendorong harga terealisasi.

Namun, harapan peningkatan produksi minyak AS serta libur AS berdasarkan keuntungan harga. Mereka berharap secara year to year minyak AS dapat naik hingga 235.000 barel/hari di tahun 2017.

Saat ini produksi minyak AS mencapai sebesar 8.950.000 barel/hari atau naik dari sebelumnya yang berada di 8,5 juta barel/hari.

Sementara berkomitmen untuk pemotongan, produsen juga tidak mungkin akan memperpanjang perjanjian mereka untuk memotong produksi minyak di enam bulan, terlebih jika persediaan global turun ke rata-rata lima tahun.