HARGA MINYAK DUNIA ANJLOK DALAM

11 Januari 2017, 10.16 WIB


image

Pada perdagangan hari ini, harga minyak dunia kembali mengalami penurunan sebesar 2% ke posisi terendah dalam hampir satu bulan. Kondisi ini memperpanjang penurunan pada sesi sebelumnya akibat penguatan dolar AS dan adanya keraguan apakah OPEC akan menjalankan kesepakatan untuk memotong produksi.

Berdasarkan dari Reuters, Rabu (11/1/2017), pergerakan harga minyak Brent kembali mengalami penurunan di posisi US$53,64/barel, turun US$1,30 atau 2,4%. Sedangkan untuk harga minyak AS menurun sebesar US$1,14 atau 2,2% menjadi US$50,82/barel.

Nampaknya Arab Saudi beserta anggota OPEC lainnya telah melakukan pemotongan terhadap produksinya, namun masih belum jelas apakah produsen besar lainnya juga akan mengikuti langkah tersebut.

Selain itu, Irak yang merupakan produsen minyak terbesar kedua OPEC juga telah mengatakan bahwa akan meningkatkan ekspor minyak mentah dari pelabuhan utamanya Basra ke semua pada Februari. Pada awal Januari, ekspor minyak Selatan bergerak tetap bergerak stabil mendekati rekor tinggi, meskipun sebelumnya telah ada kesepakatan OPEC untuk mengurangi produksi.

Sementara, harga minyak tidak banyak bergerak setelah penyelesaian, pada saat kelompok industri American Petroleum Institute (API) memberikan laporan bahwa stok minyak AS bertambah 1,5 juta barel. Kedua kontrak kemarin menurun sekitar 4% dari keraguan mengenai pemotongan produksi minyak global.