POLLING BARU UNTUK TRUMP, WALL STREET MENURUN

02 November 2016, 08.23 WIB


image

Pada perdagangan kemarin Selasa (1/11/2016), pergerakan bursa saham Wall Street di AS ditutup menurun. Setelah adanya polling baru yang menyatakan bahwa Donald Trump, calon presiden dari Partai Republik kemungkinan bisa menjadi pemenang dalam kampaye dan menjadi presiden.

Para pelaku pasar saham memang lebih menyukai calon presiden Hillary dibandingkan dengan Trump. Hal ini dikarenakan Trump dinilai kurang bersahabat dengan pasar keuangan. Selain itu, Trump juga tidak disukai karena kritiknya yang kasar terhadap Gubernur The Fed, Janet Yellen, dan kritik terhadap perjanjian perdagangan internasional.

Pada perdagangan kemarin, laju indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 0,6% menjadi 18.037,10. Indeks S&P 500 menurun 0,7% ke posisi 2.111,72. Dan indeks Nasdaq Composite juga berkurang 0,7% menjadi 5.153,58.

Selain itu, untuk menentukan arah tingkat suku bunganya, The Fed juga mulai melakukan rapat dua harinya hingga Rabu ini.

Sementara, sejumlah saham juga mengalami penurunan. Saham Apple mengalami penurunan dalam 5 hari berturut-turut. Pada perdagangan kemarin, saham produsen iPhone ini mengalami penurunan hingga 1,8% lantaran laporan kinerjanya yang mengecewakan.