DATA EKONOMI INGGRIS BIKIN WALL STREET JATUH
28 Oktober 2016, 09.00 WIB
Pada perdagangan kemarin Kamis (27/10/2016), bursa saham Wall Street di AS ditutup menurun. Hal ini terjadi akibat terseret data pertumbuhan Inggris hingga berimbas ke aktivitas penjualan utang pemerintah serta mendorong imbal hasil acuan obligasi dunia lebih tinggi. Kondisi ini juga ikut memberikan berkurangnya keyakinan terhadap rencana Bank o England (BoE) untuk menurunkan tingkat suku bunganya.
Pergerakan pasar saham ditutup lebih rendah, setelah adanya laporan pendapatan. Selain itu, kerugian yang dialami Comcast dan saham konsumen sebanding dengan keuntungan di sektor kesehatan, saham Eropa juga mengalami penurunan dan dolar AS bergerak menguat terhadap yen Jepang. Berdasarkan data resmi yang ditunjukan pertumbuhan ekonomi Inggris sedikit melambat dalam tiga bulan terakhir.
Pertumbuhan Inggris mengalami kenaikan sebesar 0,5% antara Juli hingga September setelah memilih untuk keluar dari Uni Eropa, namun ada capaian yang masih kurang pada kuartal kedua untuk berada di posisi 0,7%.
Sementara, pada perdagangan kemarin, pergerakan indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 29,65 poin atau 0,16% menjadi 18.169,68. Indeks S&P 500 menurun 6,39 poin atau 0,3% ke posisi 2.133,04. Dan indeks Nasdaq berkurang sebesar 34,29 poin atau 0,65% menjadi 5.215,97.
Data Domestik Broto di Inggris yang menguat telah memberikan beban terhadap spekulasi bahwa BoE tidak akan memberikan stimulus lebih lanjut dalam waktu dekat.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B