DOLAR AS SEMAKIN PERKASA
25 September 2026, 09.13 WIB
Nilai tukar rupiah masih bergerak melemah terhadap kurs dola AS, dengan pelemahan 0,08% ke posisi Rp17.900/US$.
Pelemahan rupiah ini melanjutkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang turun sebesar 0,51% ke posisi Rp17.885/US$. Dolar AS juga sempat menyentuh ke Rp17.900/US$.
Laju rupiah hari ini, diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh penguatan kurs dollar AS di pasar global. Masih tingginya permintaan terhadap aset berdenominasi dolar membuat ruang pengutan bagi mata uang lain, termasuk rupiah menjadi sangat terbatas.
Dolar AS sempat menyentuh level tertingginya dalam dua bulan seiring kenaikan imbal hasil atau yield US Treasury dan menguatnya ekspektasi kenaikan suku bunga acuan The Fed.
Data ekonomi AS ikut memperkuat ekspektasi pengetatan. JUmlah klaim awal tunjangan pengangguran menurun dari prediksi pasar sebelumnya sebanyak 201.000 menjadi 197.000 pekan lalu. Data tersebut menunjukan bahwa pasar tenaga kerja AS masih bertahan kuat.
Selain itu, kekhawatiran akan inflasi juga Kembali meningkat setelah harga minyak naik tinggi hingga nyaris 4%. Kenaikan tersebut terjadi setelah serangan rudal Houthi terhadap Arab Saudi Kembali menyebabkan kekhawatiran akan gangguan pasokan energi.
The Fed juga masih membuka peluang kenaikan suku bunga lanjutan jika inflasi masih belum mereda.
Sementara BI masih akan terus berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tetap sesuai dengan fundamental ekonomi.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

