MATA UANG GARUDA MENGUAT TAJAM
04 September 2026, 09.06 WIB
Membuka perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah mencetak penguatan tajam terhadap kurs dolar AS.
Mata uang Garuda dibuka menguat sumringah dengan penguatan sebesar 0,23% ke posisi Rp17.610/US$.
Penguatan tersebut melanjutkan tren positif pada perdagangan sebelumnya yang ditutup melesat 0,54% ke posisi Rp17.655/US$. Angka tersebut menjadi penutupan terkuat bagi rupiah sejak 21 Mei 2026 atau sekitar 15 pekan terakhir.
Sedangkan untuk indeks dolar AS (DXY) terlihat sedikit menguat 0,07% ke level 98,981.
Meski pagi tadi berbalik menguat, DXY kini justru melemah tajam hingga 0,69% pada penutupan perdagangan sebelumnya.
Laju rupiah terus mendapat sentimen positif dari pelemahan dolar AS di pasar global. DXY yang mengalami pelemahan tajam pada perdagangan sebelumnya memberikan ruang lebih besar bagi mata uang negara berkembang untuk bergerak menguat, termasuk rupiah.
Dolar mengalami tekanan dari penguatan tajam yen Jepang. Yen bergerak menguat lebih dari 2% terhdap kurs dolar AS hingga mencapai posisi 155,47 yen/US$, atau mendekati posisi terkuatnya sejak awal Mei.
Yen Jepang bergerak menguat didorong ekspektasi kenaikan suku bunga Bank of Japan (BoJ). Pasar memprediksi peluang kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September mencapai 75%.
Sementara tekanan dolar AS semakin membesar setelah Gubernur The Fed Christopher Waller membuka peluang suku bunga tetap dipertahankan dalam pertemuan bulan ini.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

