BURSA ASIA MENGUAT, DIDORONG RELI TEKNOLOGI
14 Agustus 2026, 09.00 WIB
Pada perdagangan pagi hari ini, Jumat (14-8-2026), bursa saham Asia mengalami kenaikan sejalan dengan laju bursa saham Wall Street.
Indeks Nikkei 225 Jepang meningkat 0,75%, dan untuk indeks Topix naik 0,23%. Kenaikan juga dialami oleh Kospi Korea Selatan sebesar 2,54%, sedangkan untuk saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 1,10%.
Namun untuk indeks acuan Australia S&P/ASX 200 justru menurun 0,63%, indeks berjangka Hang Seng Hong Kong berada di level 25.214, angka ini lebih rendah jika dibandingkan dengan penutupan indeks terakhir di 25,396.51.
Sejumlah saham teknologi Asia mencatat penguatan hari ini, mengikuti kenaikan saham-saham teknologi AS di tengah penurunan tipis harga minyak dan inflasi harga prodisen yang datar mendukung sentimen risk-on.
Soft Group di Jepang mencatat kenaikan hingga 5,08%, pembuat peralatan chip Tokyo Electron naik 2,13%. Advantest bertambah 4,02%, dan pembuat chip memori Jepang Kioxia meningkat 3,87%.
Di Korea Selatan, SK Hynix naik tinggi hingga lebih dari 6%, sedangkan Samsung Electronics naik 2,05%.
Saham-saham teknologi meningkat volatilitas, dengan pasar semikonduktir Korea Selatan yang mengalami fluktuasi antara rekor kenaikan dan penurunan tajam.
Indeks saham berjangka AS tidak banyak berubah setelah pada Kamis malam mencatat sesi rekor, dengan dua dari tiga indeks acuan utama bersiap untuk kenaikan mingguan ketiga berturut-turut.
Laju S&P 500 berjangka diperdagangkan diatas garis datar bersama Nasdaq -100 berjangka, Dow Jones Industrial Average berjangka hanya naik 4 poin.
Sementara lebih dari 90% perusahaan S&P 500 mencatat hasil laporan kuartal kedua, pertumbuhan pendapatan dari periode tahun sebelumnya mencapai sekitar 50%.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

