Untuk Mendapatkan Harga Terbaik, Segera Hubungi Kami di (021) 2961 5678                                                                                    
RUPIAH KEMBALI LESU

08 Juli 2026, 10.30 WIB


image

Tekanan yang dialami rupiah kembali terjadi. Kurs dolar AS kembali menyentuh posisi psikologis Rp18.000/US$.

Nilai tukar rupiah bergerak melemah 0,17% ke posisi Rp18.000/US$. Angka ini membuat rupiah kembali tertekan setelah pagi tadi dibuka stagnan di posisi Rp17.970/US$.

Pelemahan rupiah ini menjadi perhatian pasar lantaran menunjukan adanya tekanan yang masih cukup kuat terhadap rupiah.

Sebelumnya, pada perdagangan Senin kemarin (6/7/2026), laju rupiah sempat berada di level Rp18.000/US$ sebelum akhirnya ditutup sedikit lebih kuat di posisi Rp17.995/US$.

Pelemahan rupiah terjadi seiring dengan penguatan dolar AS di pasar global. Indeks dolar AS (DXY), mencatat penguatan 0,10% ke level 101,126.

Selain itu, sentimen eksternal juga datang dari ketegangan di Timur Tengah. Eskalasi kembali terjadi setelah AS melancarkan serangan balasan ke Iran, menyusul laporan serangan terhadap sejumlah tanker yang melintas di Selat Hormuz.

Sementara dari dalam negeri, BI telah melaporkan cadangan devisa Indonesia yang meningkat pada Juni 2026. Akhir Juni 2026 sebesar US$145,6 miliar atau aik tipis dibanding akhir Mei 2026 yang sebesar US$144,9 miliar.

Meski meningkat, namun pasar masih mengamati tekanan nilai tukar di tengah ketidakpastian global yang tinggi dan kebutuhan stabilitas rupiah.