Untuk Mendapatkan Harga Terbaik, Segera Hubungi Kami di (021) 2961 5678                                                                                    
DOLAR AS DEKATI LEVEL Rp18.000

02 Juli 2026, 09.13 WIB


image

Hingga perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah masih belum mampu menunjukan penguatannya.

Rupiah dibuka melemah 0,17% ke posisi Rp17.960/US$, angka ini mendekati posisi psikologisnya di Rp18.000/US$.

Sebelumnya, rupiah juga di tutup melemah pada perdagangan Rabu (1/7/2026), dengan pelemahan 0,31% ke posisi Rp17.930/US$.

Sedangkan indeks dolar AS (DXY), yang mengukur penguatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia terlihat stabil di level 101,400.

Pergerakan rupiah hari ini masih akan dipengaruhi oleh dinamika dolar AS di pasar global. Indeks dolar S cenderung stabil lantaran pelaku pasar tengah menanti rilis data tenaga kerja AS, yakni nonfarm payrolls.

Data tersebut menjadi perhatian karena dapat memberikan petunjuk baru terkait kondisi pasar tenaga kerja AS dan arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau The Fed.

Jumlah pekerja AS di perkirakan akan bertambah 110.000 pada Juni 2026. Sedangkan untuk tingkat pengangguran diperkirakan akan tetap berada di level 4,3%.

Rabu kemarin, ketuaThe Fed Kevin Warsh menuturkan, ekspektasi inflasi dan risiko harga telah mereda dalam beberapa pekan terakhir. Namun di sisi lain, laporan ADP menunjukan penyerapan tenaga kerja swasta masih meningkat, meski lebih rendah dari perkiraan.

Selain itu, dolar AS juga masih mendapat dorongan dari ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed di tahun ini. Pasar tenaga kerja yang cukup kuat juga menopang prospek pertumbuhan ekonomi AS, terutama setelah penciptaan lapangan kerja dalam tiga bulan terakhir tercatat lebih tinggii dibanding ekspektasi.

Sementara dari dalam negeri, pelaku pasar masih terus mengamati data inflasi Indonesia yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Rabu (1/7/2026). Secara bulanan atau month-to-month (mtm) inflasi Indonesia tercatat sebesar 0,44% pada Juni 2026. Secara tahunan atau year-on-year (yoy), inflasi tercatat sebesar 3,34%.