RUPIAH KEMBALI MENCATAT PELEMAHAN
22 Agustus 2025, 09.18 WIB
Pagi ini Jumat (22/8/2025), nilai tukar rupiah kembali diperdagangkan melemah terhadap mata uang Negeri Paman Sam.
Dari data Refinitiv, rupiah dibuka di posisi Rp16.300an/US$, atau melemah 0,12% setelah kemarin juga ditutup melemah 0,09% ke angka Rp16.280/US$.
Sementara penguatan justru terlihat dari indeks dolar AS (DXY) yang dibuka naik 0,03% ke level 98,65, atau melanjutkan penguatan kemarin sore yang ditutup naik sebesar 0,40% ke 98,61.
Laju mata uang Garuda kemungkinan masih akan volatil pada perdagangan hari ini seiring fokus pasar global terhadap pidato The Fed, Jerome Powell di Simposium Jackson Hole.
Selain itu, kurs dolar AS terlihat bergerak stabil menuju penguatan mingguan, didorong oleh ekspektasi kebijakan suku bunga bunga The Fed. Sebelumnya, data ketenagakerjaan AS bulan Juli, yang terlihat lebih rendah dari perkiraan sempat membuat harapan jika pemangkasan suku bunga dilakukan dengan agresif. Namun, komentar yang lebih hati-hati dari sejumlah pejabat The Fed serta data ekonomi yang terlihat mengalami tekanan inflasi membuat pasar kini lebih waspada.
Belum adanya kepastian arah kebijakan The Fed ini tentu akan menjadi penentu utama pergerakan rupiah. Jika Powell memberikan sinyal dovish, laju dolar AS dapat mengaklami pelemahan dan membuka ruang bagi rupiah untuk bergerak menguat. Akan tetapi jika sebaliknya, sikap hawkish Powell dapat memberikan tekanan kembali pada rupiah terhadap kurs dolar AS.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

