!DOCTYPE html> SAVE Money Changer
KELEBIHAN PASOKAN, HARGA MINYAK SEMAKIN ANJLOK DI BAWAH US$27/BAREL

21 Januari 2016, 11.09 WIB


image

Akibat penurunan harga minyak dunia yang berada di bawah US$27/barel, untuk pertama kalinya sejak 2003. Membuat kekhawatiran investor terhadap pasokan minyak mentah yang kelebihan pasokan dapat bertahan lama.

Melasir perdagangan Reuters, Kamis (21/1/2016), sepanjang tahun ini, harga minyak sudah mengalami penurunan lebih dari 25%, atau terendah sejak krisis keuangan. Namun, akibat terus memompa lebih banyak minyak membuat pasar kelebihan pasokan.

Data dari American Petroleum Institute menunjukan persediaan minyak mentah AS meningkat lebih dari prediksi minggu lalu. Persediaan minyak mentah melonajk 4,6 juta menjadi 485.200.000, lebih tinggi dari ekspektasi analis untuk kenaikan 2,8 juta/barel.

Untuk pengiriman Februari harga minyak mentah AS mengalami penurunan US$1,91 atau 6,7% menjadi US$26,55. Dan kontrak berjangka Maret menurun 14 sen menjadi US$28.21/barel.

Sementara harga minyak brent untuk pengiriman Maret mengalami penurunan 88 sen menjadi US$27,88/barel, anjlok 2,7% setelah menarik kembali dari posisi terendah yang sebesar US$27,10.