PENURUNAN EKONOMI GLOBAL BIKIN WALL STREET ANJLOK HINGGA 3%
14 Januari 2016, 08.31 WIB
Bursa saham Wall Street ditutup mengalami penurunan tajam. Penutupan indeks S&P 500 berada di bawah 1.900, terendah sejak September 2015 lalu. Hal ini disebabkan kerena adanya kekhawatiran terhadap menurunnya harga komoditas energi, kinerja perusahaan, lesunya ekonomi global.
Pada awal perdagangan, sejumlah saham bergerak melonjak tinggi. Namun, setelah harga minyak yang mengalami penurunan tajam sentimen berubah menjadi negatif.
Tercatat sejak awal tahun ini, pasar saham masih belum mampu meningkat tinggi.
Perdagangan di tahun ini, pergerakan Wall Street telah menguji untuk meningkat dalam 1 hari, akan tetapi masih belum berhasil. Perlamatan ekonomi China masih menjadi faktor utama yang memperngaruhi pergerakan bursa saham Wall Street.
Pada perdagangan kemarin, Rabu 13 Januari 2016, indeks Dow Jones anjlok 364,81 poin atau 2,21% menjadi 16.151,41. Dan indeks S&P 500 menurun 48,4 poin atau 2,5% menjadi 1.890,28. Sementara indeks Nasdaq berkurang 159,85 poin atau 3,41% menjadi 4.526,07.
Saham yang ditransaksikan ada sebanyak 9,9 miliar lembar. Dan di atas rata-rata transaksi setiap harinya, yaitu 7,5 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B