AGUS MARTO: RUPIAH MELEMAH 11%, MASIH BELUM STABIL
20 November 2015, 15.22 WIB
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS masih belum stabil. Saat ini dolar AS bergerak di sekitar posisi Rp13.600-an.
Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, saat ini kondisi nilai tukar rupiah masih mengalami tekanan.
"Kalau secara umum kondisi rupiah memang kalau kita lihat hari ini, agak tertekan. Minggu lalu Rp 13.600 rata-rata, year to date depresiasi 11%," ucapnya, Jumat (20/11/2015).
Beliau menjelaskan, kondisi perekonomian global kini berada di tengah ketidakpastian.
Ditambah adanya rencana bank sentral AS The Fed yang akan menaikan tingkat suku bunganya di bulan depan.
"Saat ini dalam periode risk off dalam arti ketika di negara maju seperti AS, dia akan menaikkan tingkat bunga, ini akan meninggalkan periode bunga rendah," tuturnya.
Mengenai hal tersebut, Agus mengatakan, dari pihak BI masih belum bisa menetapkan kebijakan untuk arah suku bunga BI rate ke depan.
"Nggak bisa dijawab. Kita akan melihat data-data, info yang relevan, menganalisis data-data dan informasi, RDG kemarin ada kelonggaran moneter dalam bentuk penyesuaian GWM, current account defisit menurun," jelas Agus.
Ia menambahkan, kondisi perekonomian global lah yang akan menentukan arah BI rate.
"Terutama di AS, pertumbuhan ekonomi di Jepang kembali mengalami resesi, ini akan membuat Jepang akan membeikan stimulus-stimulus, kondisi seperti ini perlu kita waspadai, BI menetapkan suku bunga sama, nanti di bulan Desember kita lihat lagi," tutupnya.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B