Untuk Mendapatkan Harga Terbaik, Segera Hubungi Kami di (021) 2961 5678                                                                                    
EKONOMI AUSTRALIA MULAI BANGKIT, DOLARNYA MENGUAT

22 Januari 2021, 12.40 WIB


image

Hari ini, Jumat (22/1/2021), nilai tukar mata uang Negeri Kanguru kembali mencatat penguatan terhadap nilai tukar rupiah, setelah adanya data yang menunjukan laju ekspansi sektor manufaktur semakin cepat. Data tersebut memberikan tanda bahwa perekonomian Australia dalam pemulihan.

Berdasarkan data Refinitiv, dolar Australia dibuka di level Rp10.866,72/AU$ di pasar spot, atau menguat sekitar 0,13%.

Selain itu, HIS Markit juga memberikan laporan terkait purchasing managers index (PMI) manufaktur di awal pekan mengalami peningkatan menjadi 57,2 dari bulan Desember lalu sebesar 55,7.

Dari detail laporan tersebut menunjukan jika tingkat produksi dan penjualan mencetak kenaikan tertinggi dalam 3 tahun terakhir, sedangkan ekspor masih melemah dalam 4 bulan berturut-turut.

Data tersebut menambah banyaknya sinyal perekonomian Australia mulai kembali bangkit.

Tingkat pengangguran Australia juga turun menjadi 6,6% di bulan Desember 2020, dari bulan sebelumnya 6,8%. Di bulan Desember lalu penambahan jumlah orang yang bekerja sebanyak 50 ribu orang. Artinya, perkembangan bisnis di Australia mulai berputar kembali, dan banyak terjadi perekrutan tenaga kerja.

Sementara membaiknya perekonomian Australia memang menjadi penyebab utama penguatan dolar Australia. Gubernur bank sentral Australia optimis bahwa perekonomian Australia akan bangkit dari resesi yang terjadi untuk pertama kalinya dalam 3 dekade terakhir.