RUPIAH DIPERKIRAKAN MASIH AKAN MELEMAH
22 Oktober 2018, 09.03 WIB
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan masih akan cenderung menyamping, dimana laju imbal hasil obligasi AS dan USD masih akan kembali dicermati oleh pelaku pasar.
Masih adanya kekhawatiran akan kebijakan kenaikan suku bunga acuan The Fed, nampaknya masih akan ikut memberikan pengaruh terhadap beberapa mata uang terhadap dolar AS, termasuk rupiah.
Diharapkan, sentimen dari dalam negeri terutama dari rilis pertemuan RDG Bank Indonesia dapat menahan pelemahan lebih lanjut. Untuk itu, tetap harus mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat kembali menahan kenaikan rupiah.
Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini diperkirakan akan berada dalam rentang support Rp15,196/US$ dengan resisten di Rp15.175/US$. Meski kurs dolar AS masih meningkat, namun dapat diimbangi oleh sejumlah sentimen positif dari dalam negeri sehingga laju rupiah juga dapat berbalik ke jalur positif.
Sementara nilai tukar rupiah bergerak membaik 0,10% dari posisi sebelumnya yang sempat turun hingga 0,17%. Pada pekan kemarin, laju rupiah juga sempat mengalami pelemahan di posisi Rp15.200/US$ atau lebih tinggi dari sebelumnya di Rp15.265/US$.
Dan posisi tertinggi rupiah yang sempat dicapai berada di Rp15.185/US$ atau dibawah angka Rp15.175/US$.

ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
0877-7456-8833

