RUPIAH MASIH MEMILIKI PELUANG KENAIKAN

26 Juli 2018, 08.58 WIB


image

Pergerakan nilai tukar rupiah diharapkan masih dapat bertahan di jalur positif, lantaran sejumlah sentimen positif dari dalam negeri mulai di respons, terutama langkah pemerintah yang akan menyiapkan beberapa strategi dan kebijakan untuk mengupas dampak dari perang dagang.

Penguatan kurs dolar AS hari ini yang mulai menurun juga akan memberikan peluang bagi rupiah untuk kembali melanjut kenaikannya.

Meski demikian, berbagai sentimen yang dapat menghambat kenaikan rupiah dan membuat rupiah kembali melemah juga tetap harus dicermati dan diwaspadai.

Nilai tukar rupiah hari ini diperkirakan akan bergerak di sekitar posisi support Rp14.456/US$ dengan resisten di Rp14.448/US$. Pada perdagangan kemarin, rupiah mampu berbalik arah menguat setelah pelaku pasar baru merespon tren pelemahan dolar AS yang terjadi beberapa hari terakhir.

Mata uang euro kembali mengalami penguatan setelah adanya harapan dari pelaku pasar akan tercapainya kesepakatan perdagangan antara Uni Eropa dan AS untuk menahan terjadinya perang dagang.

Sementara dari dalam negeri terdapat rilis positif dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang memprediksi pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan akan mebaik di semester II tahun ini, serta langkah pemerintah yang disampaikan oleh Menko Perekonomia, dimana momentum pelemahan laju rupiah terus dimanfaakan untuk melakukan ekspor sebanyak-banyaknya cukup positif mendorong penguatan rupiah.