RUPIAH DIPREDIKSI KEMBALI MENGUAT
25 Juni 2018, 09.46 WIB
Nilai tukar rupiah yang mengalami kenaikan tipis diharapkan masih dapat membuka peluang kenaikan lanjutan seiring adanya sentimen positif dari pergerakan mata uang global. Terutama euro yang menguat terhadap dolar AS.
Sementara dari sentimen dari dalam negeri juga diharapkan dapat lebih positif. Di tengah adanya rencana BI yang akan kembali melakukan relaksasi LTV diharapkan diikuti dengan relaksasi lainnya untuk mengurangi dampak negatif dari kenaikan suku bunga.
Pergerakan nilai tukar rupiah hari ini, diperkirakan akan bergerak di sekitar posisi support Rp14,085/US$, dengan resisten di Rp14,063/US$.
Bank Indonesia atau BI yang berencana untuk melakukan relaksasi terhadap aturan uang muka Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Loan To Value (LTV) yang saat ini tengah dibahas cukup memberikan pengaruh bagi kenaikan nilai tukar rupiah maski tidak terlalu besar.
Selain itu, pergerakan nilai tukar rupiah juga ikut dipengaruhi oleh kurs dolar AS yang melemah akibat kenaikan mata uang euro.
Kenaikan euro ini terjadi setelah rilis data aktivitas bisnis Jerman dan Perancis yang lebih baik dari sebelumnya serta adanya pernyataan dari sejumlah elit politik di Italia yang akan meninggalkan penggunaan euro.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B