DOLAR AS BERGERAK MENURUN KE LEVEL Rp14.110
23 Mei 2018, 10.36 WIB
Pergerakan kurs dolar AS terlihat mulai bergerak menurun pagi ini ke posisi Rp14.110. Sedangkan pada perdagangan kemarin, dolar AS dibuka di posisi Rp14.185.
Bahkan pada hari sebelumnya dolar AS juga sempat menyentuh ke posisi Rp14.200 sebelum akhirnya kembali bergerak menurun di Rp14.100.
Berdasarkan dari data Reuters, Rabu (23/5/2018), kurs dolar AS ini sempat menyentuh ke posisi tertingginya di Rp14.187, dan posisi terendahnya berada di Rp14.115.
Sejak awal tahun pergerakan nilai tukar rupiah terus dipengaruhi gejolak dari kurs dolar AS. Sebelumnya, dolar AS berada di posisi Rp13.500, dan merangkak naik hingga menembus ke level Rp14.000.
Menurut Juniman, Kepala Ekonom Maybank Indonesia, kebijakan Bank Indonesia (BI) dalam menaikan tingkat suku bunga acuan dinilai membutuhkan waktu untuk mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Selain itu, penguatan dolar AS juga terjadi pada mata uang lainnya.
Pelemahan nilai tukar rupiah juga disebabkan oleh outflow yang terjadi di pasar saham dan pasar obligasi. Outflow terjadi lantaran saat ini investor melihat kondisi ekonomi global, cantohnya Bank Sentral AS atau The Fed menaikan tingkat suku bunga acuan maka tekanan untuk aliran modal keluar dari negara berkembang menjadi semakin kuat.
Dan current account deficit (CAD) juga ikut mempengaruhi pelemahan nilai tukar rupiah. Hal ini dikarenakan adanya kenaikan impor di tengah perbaikan ekonomi, namun ekspor justru terbatas. Serta permasalahan pada neraca pembayaran.
Sementara musim pembayaran dividen ini ikut memberikan sentimen negatif terhadap nilai tukar. Sehingga kondisi ini membuat rupiah terlihat melemah signifikan.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B