WALL STREET DITUTUP MIXED

02 Februari 2018, 11.12 WIB


image

Bursa saham Wall Street di AS pada perdagangan kemarin, ditutup mixed, seiring dengan penurunan beberapa saham teknologi. Sejumlah perusahaan besar tech mencatat pendapatan kuartalan yang kurang baik.

Hingga hampir satu pekan, pergerakan bursa saham AS mendapat laporan kuartalan pendapatan perusahaan, saat indeks S&P berada dalam tren penurunan dalam lima pekan.

Pada pertemuan kemarin, The Fed memutuskan untuk tetap mempertahankan tingkat suku bunga acuannya meski inflasi diperkirakan akan mengalami peningkatan di tahun ini. Pernyataan awal menunjukan bahwa sektor tenaga kerja bergerak ketat, saat upah pekerja pada kuartal keempat meningkat sebesar 2,0% untuk meingkatkan kekhawatiran inflasi.

Pergerakan indeks Dow Jones tercatat mengalami kenaikan sebesar 37,32 poin atau 0,14% menjadi 26.186,71, sedangkan indeks S&P 500 justru bergerak menurun 1,83 poin atau 0,06% ke posisi 2.821,98. Dan untuk indeks komposit Nasdaq juga ikut berkurang sebesar 25,62 poin atau 0,35% ke 7.385,86.

Selain itu, sektor perbankan yang memperoleh keuntungan dari suku bunga yang tinggi, memimpin indeks keuangan S&P 500. SPSY melalui presentasi 1,0%, dengan Goldman Sachs yang ikut mendorong Dow ke jalur positif. Sementara dari 11 sektor utama S&P 500, ada empat sektor yang mengalami keuangan.