WALL STREET MENDATAR DI TENGAH PENURUNAN SAHAM ENERGI
28 November 2017, 12.00 WIB
Bursa saham Wall Street di AS pada perdagangan kemarin sedikit menurun dari posisi tertinggi sepanjang sesi, meski saham Amazon mencetak keuntungan di tengah penurunan perusahaan energi. Meski investor masih terus mencerna data ekonomi.
Prospek kebijakan moneter perpajakan diharapkan dapat menjadi sentimen positif selanjutnya terhadap ekuitas. Saat ini, perkembangan reformasi pajak AS cukup positif ditambah fondasi ekonomi dan kondisi ekonomi dunia berada dalam tren membaik.
Mengutip dari Reuters, Selasa (28/11/2017), pergerakan Indeks Dow Jones tercatat mengalami kenaikan sebesar 22,79 poin atau 0,1% menjadi 23.580,78. Sedangkan Indeks S&P 500 turun 1 poin atau 0,04% ke posisi 2.601,42. Dan Indeks komposit Nasdaq juga ikut berkurang 10,64 poin atau 0,15% ke 6.878,52.
Investor tengah mengamati sidang komite perbankan AS untuk memberikan konfiirmasi pencalonan Jerome Powell sebagai pengganti Janet Yellen di pucuk pimpinan The Fed atau bank sentral AS. Sedangkan saham ritel online Amazon (AMZN.O) bergerak naik 0,8% saat online mencari promosi online setelah Black Friday untuk menandai dimulai musim belanja liburan.
Sementara Amazon ini menjadi pemimpin ritel untuk mendorong pergerakan Indeks S&P 500 naik sebesar 0,6% diikuti oleh saham lain yang juga meningkat diantaranya yaitu Gap (GPS.N) yang menguat sebesar 1,2% serta Victoria’s Secret yang merupakan pemilik merek L (LB.N) naik 4,1%. Sedangkan Indeks energi menunjukan performa terburuk diantara sektor utama dengan penurunan hingga mencapai 1,0%.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B