NADA DOVISH NOTULA FOMC BIKIN RUPIAH MENGUAT

12 Oktober 2017, 14.00 WIB


image

Nilai tukar rupiah hari ini diperdagangkan menguat sebesar 14 poin terhadap dolar AS ke posisi Rp13.516/US$, dari sisi perdagangan sebelumnya di Rp13.530/US$.

Pergerakan dolar AS yang cenderung melemah terhadap beberapa mata uang dunia, termasuk rupiah menyusul belum adanya kepastian mengenai kenaikan suku bunga pada Desember.

Notulen pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 19 sampai 20 September 2017 lalu menunjukan bahwa pembuat kebijakan masih mengalami perdebatan yang berkepanjangan sehingga belum memberikan keputusan mengenai kenaikan suku bunga mengikuti laju inflasi yang masih melambat.

Notulensi FOMC yang bernada dovish tersebut menahan pegerakan dolar AS untuk mengalami penguatan.

Selain itu, sentimen dari dalam negeri yang masih cukup kondusif serta adanya penjagaan dari Bank Indonesia di pasar valas mendorong penguatan rupiah terhadap dolar AS.

Di tengah kondisi ekonomi nasional yang stabil, Bank Indonesia (BI) juga menjaga fluktuasi nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamentalnya.