HARI INI RUPIAH DIPERKIRAKAN KEMBALI MENGUAT

23 Agustus 2017, 08.43 WIB


image

Nilai tukar rupiah yang mengalami pelemahan di akhir perdagangan kemarin menunjukan bahwa pelaku pasar masih terus mewaspadai berbagai sentimen. Terutama sentimen global.

Saat ini pergerakan euro dan USD menjadi fokus para pelaku pasar lantaran diperkirakan akan bergerak menguat setelah kedua gubernur bank sentral memberikan penyampaian atas pandangan moneternya.

Selain itu, hasil RDG BI diharapkan dapat direspon baik oleh pasar untuk menahan potensi pelemahan kembali pada rupiah. Berbagai sentimen yang dapat menghambat penguatan rupiah juga harus tetap diwaspadai.

Pergerakan rupiah hari ini diperkirakan akan berada di sekitar posisi support Rp13.360/US$ dengan resistance di Rp13.328/US$.

Sementara harapan akan penguatan lanjutan rupiah kembali terjadi setelah pergerakan euro dan USD kembali mengalami pelemahan.

Tekanan yang dialami euro disebabkan karena belum adanya kepastian mengenai arah kebijakan moneter yang baru dari ECB. Para pelaku pasar menanti pernyataan akan kebijakan tersebut saat Presiden ECB Mario Draghi berencana untuk menyampaikan pandangan moneternya di Jackson Hole symposium.

Ada kemungkinan hal tersebut akan bersamaan dengan Ketua Federal Reserve Janet Yellen yang akan menyampaikan pandangan moneternya, sehingga ikut berimbas pada pergerakan USD. Penantian tersebutlah yang membuat pasar memilih untuk sementara menjauhi kedua mata uang tersebut.