POSITIFNYA APBN DONGKRAK NILAI TUKAR RUPIAH
22 Agustus 2017, 13.19 WIB
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini diperdagangkan menguat sebesar 29 poin ke posisi Rp13.321/US$, dibandingkan dengan posisi perdagangan sebelumnya di Rp13.350/US$.
Nilai tukar rupiah yang mengalami penguatan terhadap dolar AS merupakan salah satu respon dari defisit Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2018 yang menurun.
Target defisit RAPBN 2018 berada di 2,19% terhadap PDB, hal ini menunjukan bahwa pemerintah menjaga APBN untuk semakin positif.
Sementara dari eksternal, kurang kondusifnya kondisi politik di AS juga ikut menjadi salah satu faktor yang menekan laju dolar AS. Sejumlah staf kepresidenan AS dikabarkan mengundurkan diri.
Selain itu, kondisi politik AS yang kurang stabil juga menjadi perhatian pelaku pasar, situasi ini menimbulkan adanya ketidakpastian kebijakan stimulus ekonomi di pemerintahan Presiden Donald Trump, terutama di sektor manufaktur dan infrastruktur.
Kesanggupan Presiden Donald Trump dalam menerapkan kebijakan yang dijanjikan semasa kampanye diragukan oleh pasar, sehingga membuat dolar AS mengalami tekanan terhadap mayoritas mata uang dunia, termasuk rupiah.
Tekanan yang dialami dolar AS juga dipengaruhi oleh situasi geopolitik di Semenanjung Korea yang kembali memanas. Kondisi ini menyebabkan aset-aset berdenominasi dolar AS menjadi kurang menarik.
Sementara menurut investor mata uang yang tepat dijadikan safe haven saat ini yaitu yen Jepang, hal ini ikut memberikan dampak positif terhadap mata uang di kawasan Asia, termasuk rupiah.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B