DATA EKONOMI AS CUKUP KUAT, HARGA MINYAK DUNIA NAIK

23 Desember 2016, 11.16 WIB


image

Pergerakan harga minyak dunia mengalami kenaikan lantaran didukung kuat oleh data ekonomi AS dan optimisme bahwa produsen minyak mentah akan mematuhi kesepakatan untuk membatasi produksi.

Berdasarkan dari Reuters, Jumat (23/12/2016), harga minyak mentah berjangka AS, West Texas Intermediate (WTI) ditutup di posisi US$52,95/barel, angka ini naik sebesar 46 sen atau 0,9%. Sedangkan untuk harga minyak Brent untuk pengiriman Februari juga meningkat sebesar 59 sen atau 1,1% menjadi US$55,05/barel.

Volume keseluruhan untuk minyak mentah berjangka bulan depan berada di sekitar 350.000 kontrak, kurang dari dua-pertiga dari total rata-rata setiap harinya selama 200 hari terakhir.

Pesanan baru untuk barang modal AS juga mengalami kenaikan lebih dari yang diharapkan pada November dikarenakan permintaan yang kuat untuk mesin dan logam dasar, hal ini menunjukan adanya sejumlah hambatan mengenai minyak pada manufaktur yang mulai berkurang.

Selain itu, data di luar AS juga menunjukan adanya pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat yang diharapkan sebelumnya di kuartal ketiga, di laju tercepat dalam dua tahun.

OPEC beserta produsen minyak non-OPEC mencapai kesepakatan untuk memotong produksinya hingga nyaris 1,8 juta barel/hari. Hal ini telah memberikan dorongan terhadap peningkatan harga dalam beberpa pekan terakhir di Januari, meski masih akan ada beberapa waktu sebelum jelas apakah negara akan komitmen terkait kesepakatan tersebut.