HARGA MINYAK DUNIA TERCATAT REBOUND

15 November 2016, 10.17 WIB


image

Pada perdagangan hari ini, harga minyak mentah dunia cenderung bergerak stabil, untuk mencetak rebound dari posisi terendah dalam tiga bulan. Hasil laporan menunjukan bahwa anggota OPEC akan berusaha untuk mengatasi perbedaan seputar kesepakatan untuk memotong produksi pada pertemuan yang akan digelar pada akhir bulan ini.

Berdasarkan dari Reuters, Selasa (15/11/2016), produsen minyak raksasa yang juga termasuk bagian dari OPEC yaitu Arab Saudi dan sesama eksportir Irak dan Iran, dikatahui telah bertentangan dalam mengendalikan pasokan untuk mengurangi banjir stok minyak di pasar global. Perbedaan pendapat dalam organisasi negara pengekspor minyak memberikan ketidakpastian sehingga menempatkan harga patokan minyak berada di bawah tekanan.

Pada perdagangan hari ini, harga minyak mentah berjangka Brent berada di posisi US$44,43/barel atau menurun 0,72%, namun angka tersebut lebih baik setelah sempat anjlok ke posisi terendahnya di US$43,57/barel. Sedangkan untuk harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) masih tercatat melemah di posisi US$43,32/barel turun 0,2%, meski masih membaik jika dibandingkan dengan posisi sebelumnya di US$42,20/barel.

Selain itu, pasar menjadi gugup akibat catatan produksi OPEC yang mengenai kesepakatan dalam pembekuan produksi, namun mayoritas produsen minyak dunia yang ikut bergabung dalam OPEC kemungkinan akan menghasilkan kebijakan untuk mengendalikan harga. Dan akan lebih agresif, mengingat setiap negara penghasil minyak tengah mencoba untuk meningkat.

Sementara, pada akhir pekan kemarin, pasokan minyak mengalami peningkatan hingga mencapai 33,64 juta barel/hari pada bulan Oktober untuk mencetak rekor dan International Energy Agency memprediksi surplus global akan lebih besar di tahun 2017 mendatang.