AKIBAT KEKHAWATIRAN KELEBIHAN PASOKAN, MINYAK DUNIA ANJLOK
11 November 2016, 10.07 WIB
Hari ini, harga minyak dunia kembali mengalami penurunan lebih dari 1%, hal ini terjadi karena pasar mulai pulih atas kemenangan Donald Trump dan kekhawatiran terhadap kelebihan pasokan, serta belum adanya kepastian mengenai keputusan OPEC dalam memangkas produksi pada akhir bulan ini.
Berdasarkan dari Reuters, Jumat (11/11/2016), hari ini harga minyak Brent diperdagangkan turun 54 sen atau 1,1% menjadi US$45,84/barel. Sedangkan untuk harga minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) juga turun sebesar 61 sen atau 1,4% ke posisi US$44,66/barel.
Sebagian besar pasar menolak kerugian setelah Pilpres dan kembali naik pada perdagangan Kamis, namun minyak masih menghadai kelebihan pasokan yang telah membuat harga di bawah tekanan untuk lebih dari dua tahun terakir.
Sementara Administrasi Informasi Energi AS memberikan laporan pada Rabu, persediaan minyak mentah domestik mengalami kenaikan sebesar 2,4 juta barel ke 485 juta barel pada pakan lalu.
Saat ini pasar masih berada di bawah tekanan bahkan stok di pengiriman hub AS untuk minyak mentah berjangka di Cushing, Oklahoma yang menurun 663,916 barel salama sepekan hingga 8 November.
Pasar global masih akan tetap surplus, kecuali jika OPEC dapat mencapai kesepakatan pada pertemuan 30 November.
Dan harga minyak kemungkinan akan rebound untuk sementara, dalam beberapa hari mendatang dan mungkin berada di atas US$50/barel lantaran para pedang berharap akan terjadi kesepakatan OPEC.
Meski adanya keraguan dalam prospek pemangkasan produksi atau pembekuan kesepakatan OPEC dan Rusia.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B