WELL STREET MASIH BELUM MAMPU MENGUAT

04 November 2016, 08.20 WIB


image

Pada perdagangan kemarin, Kamis (3/11/2016), pergerakan bursa saham Wall Street di AS ditutup masih belum bangkit. Hal ini dikarenakan masih adanya sentimen negatif dari Donald Trump calon presiden yang mendapat polling suara meningkat.

Pergerakan indeks S&P 500 bahkan sudah mengalami penurunan dalam 8 hari berturut-turut.

Donald Trump yang merupakan capres dari Partai Republik, sedikit demi sedikit suaranya mulai bergerak meningkat hingga menyaingi Hillary Clinton yang dari partai Demokrat, dalam sejumlah polling pemilu.

Pada perdagangan kemarin, laju indeks Dow Jones mengalami penurunan 0,2% menjadi 17.930,67, ini merupakan penurunan dalam 6 hari berturut-turut. Indeks S&P 500 menurun 0,4% ke posisi 2.088,66. Dan indeks Nasdaq Composite berkurang sebesar 0,9% menjadi 5.058,41.

Sementara, saham Facebook yang mengalami kejatuhan hingga 5,6%, namun laba dikuartal III-2016 meningkat sebesar 166% menjadi US$2,4 miliar. Dan para analis juga memprediksi pendapatan Facebook pada tahun 2017 akan mengalami pelemahan.