WALL STREET BERGERAK MENURUN
18 Oktober 2016, 08.17 WIB
Pada perdagangan kemarin, Senin (17/10/2016), pergerakan bursa saham Wall Street di AS berakhir memburuk. Hal ini disebabkan lantaran adanya penurunan saham energi yang mengikuti penurunan harga minyak dan penurunan saham Amazon serta Netflix.
Stanley Fischer, wakil Gubernur bank sentral AS, mengingatkan bahwa saat ini kestabilan ekonomi AS tengah terancam oleh suku bunga rendah. Beliau menekankan bahwa tingkat pengangguran dan inflasi di AS sudah mulai mendekati target The Fed. Meski demikian, tidak semudah itu menaikan tingkat suku bunga acuan.
Namun, pejabat The Fed lainnya tidak sama dengan Fischer. Kondisi inilah yang menyebabkan ketidakpastian di pasar saham.
Saham sektor energi di Wall Street mengalami penurunan, karena harga minyak produksi AS menurun 0,8% menjadi US$49,94/barel. Harga minyak jenis Brent juga turun 0,8% ke posisi US$51,52/barel.
Pada perdagangan kemarin, indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 51,98 poin atau 0,29% menjadi 18.086,4. Indeks S&P 500 berkurang 6,48 poin atau 0,3% menjadi 2.126,5. Dan indeks Nasdaq juga menurun 14,34 poin atau 0,27% ke 5.199,82.
Menjelang keluarnya laporan keuangan kuartal III-2016, saham Netflix tercatat mengalami penurunan sebesar 1,6%. Dan juga disusul oleh saham Amazon yang tercatat turun 1,2%.
Sementara saham yang ditransaksikan ada sekitar 5,15 miliar lembar saham, angka ini berada di bawah rata-rata transaksi setiap harinya dalam 20 hari terakhir sebanyak 6,54 miliar lembar saham.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B