PRODUKSI MINYAK DITAHAN, WALL STREET NAIK LAGI

29 September 2016, 08.11 WIB


image

Pergerakan bursa saham Wall Street di AS kemarin Rabu (28/9/2016), ditutup positif. Hal ini terjadi setelah adanya negera eksportir minyak yang ikut bergabung di OPEC, yang dikabarkan akan sepakat membatasi produksi minyaknya.

Kesepakatan OPEC ini membuat harga minyak mengalami kenaikan. Sentimen positif ini dapat menutup keraguan di pasar saham mengenai pemilihan calon presiden.

Selain itu, dari sumber OPEC yang mengatakan akan ada kesepakatan pemangkasan produksi minyak untuk pertama kali sejak 2008, juga ikut mendorong kenaikan indeks saham sektor energi sebesar 4,34%. Sedangkan untuk harga minyak naik 6%.

Dan saham Chevron meningkat 3,2%, dan Exxon Mobil bertambah 4,4%.

Harga minyak yang mengalami penurunan sejak 2014 lalu, membuat kinerja keuangan perusahaan minyak di AS menurun dalam beberapa kuartal terakhir.

Ketidakpastian mengenai kampanye presiden di AS juga membuat investor mudah melakukan transaksi di pasar saham.

Pada perdagangan kemarin, pergerakan indeks Dow Jones mengalami kenaikan sebesar 0,61% menjadi 18.339,24. Indeks S&P 500 meningkat 0,53% menjadi 2.171,37. Dan indeks Nasdaq Composite bertambah 0,24% menjadi 5.318,55.

Sementara untuk saham yang ditransaksikan ada sekitar 7,1 miliar lembar saham, atau di atas rata-rata transaksi setiap harinya dalam 20 hari terakhir sebanyak 7 miliar lembar saham.