RUPIAH DAN IHSG MENGUAT DI TENGAH PENANTIAN RDG BI

22 September 2016, 12.35 WIB


image

Pada perdagangan sesi I siang ini, pergerakan IHSG kembali melanjutkan penguatannya dengan kenaikan sebesar 46,51 poin atau 0,87% menjadi 5.389,11.

Total saham yang diperdagangkan ada sebanyak 358, ada 185 saham yang meningkat, 99 saham menurun, dan 74 lainnya stagnan. Mayoritas sektor saham juga menguat dengan sektor aneka industri yang memimpin kenaikan sebesar 2,27%, disusul aneka pertambangan sebesar 1,65%.

Selain itu, tercatat adanya nilai transaksi saham di bursa Indonesia mencapai Rp3,38 triliun dari 3,64 miliar saham yang diperdagangkan. Meski demikian, aksi net sell masih memberikan warna terhadap pasar, dengan transaksi bersih asing negatif 173 miliar, dan aksi beli asing berada di Rp1,19 triliun dibandingkan dengan aksi jual asing sebesar Rp1,37 triliun.

Setelah mengamati kebijakan Bank of Japan dan The Fed, para pelaku pasar saat ini berpindah pandangannya ke Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia.

Investor dan pasar berharap RDG BI mampu menurunkan 7 Day Repo Rate sebesar 25 basis poin agar dapat memberikan stimulus bagi IHSG dan perekonomian.

Sementara siang ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mengalami penguatan sebesar 46 poin menjadi Rp13.091/US$.

Berdasarkan kurs Jisdor BI, rupiah berada di posisi Rp13.098/US$, menguat 50 poin dari posisi perdagangan kemarin di Rp13.148/US$.