SESI I SIANG INI RUPIAH BERGERAK STAGNAN

19 September 2016, 12.39 WIB


image

Pada perdagangan sesi I siang ini, pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus berfluktuasi. Mata uang Garuda ini bergerak stagnan di posisi Rp13.155/US$.

Berdasarkan kurs jisdor BI, rupiah siang ini dipatok di posisi Rp13.164/US$, angka ini menurun 33 poin atau 0,25% dari posisi perdagangan akhir pekan lalu di Rp13.131/US$.

Data inflasi AS yang mengalami kenaikan melebihi ekspektasi membuat indeks USD menguat terhadap sekeranjang mata uang dunia dan berimbas pada pelemahan rupiah.

Pada perdagangan hari ini, indeks USD berada di posisi 95,984 DXY, setelah sempat mengalami kenaikan tinggi di 96,108 pada perdagangan Jumat lalu, angka tersebut merupakan terkuat sejak 1 September 2016.

Sementara untuk Euro stabil di posisi US$1,1160 EUR, dan terhadap yen, USD menurun 0,1% menjadi 102,20 ¥ JPY. Kondisi perdagangan yen cenderung lebih tipis dari biasanya, dengan pasar keuangan Jepang ditutup untuk libur publik.

Hal tersebut membuat The Fed akan mengadakan pertemuan besok pada 20 sampai 21 September 2016. Pertemuan ini akan membahas mengenai kenaikan suku bunga The Fed di tahun ini.

Namun ada salah astu petinggi The Fed, Lael Brainard mengatakan bahwa, kebijakan suku bunga rendah di negara maju dapat membuat Amerika Serikat lebih rentan terhdap kenaikan kurs dolar AS yang dapat memberikan tekanan ke bawh pada inflasi.