WALL STREET TURUN TERIMBAS PENURUNAN HARGA MINYAK
15 September 2016, 08.16 WIB
Pada perdagangan kemarin, Rabu (14/9/2016), pergerakan bursa saham Wall Street di AS ditutup loyo. Hal ini terjadi akibat adanya penurunan harga minyak, dan investor terus bertanya-tanya soal kapan suku bunga acuan akan dinaikan.
Spekulasi mengenai kapan kenaikan suku bunga acuan The Fed terjadi, membuat sejumlah saham utama di Wall Street mengalami guncangan. Saat ini ekspektasi The Fed yang akan menaikan suku bunga acuan pada rapat 20-21 September 2016 masih terbilang kecil.
Meski demikian, saham Apple mengalami kenaikan tinggi sebesar 3,6% dan menyentuh tingkat tertingginya di tahun ini.
Sedangkan harga minyak anjlok 2%, setelah munculnya data peningkatan produksi hasil minyak di AS. kondisi tersebut membuat saham sektor energi menurun.
Pada perdagangan kemarin, pergerakan indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 0,18% menjadi 18.034,77. Indeks S&P 500 juga turun 0,06% menjadi 2.125,77. Sementara indeks Nasdsq justru bertambah 0,36% menjadi 5.173,77.
Adapun nilai transaksi di bursa saham ada sebanyak 7 miliar lembar saham. Angka ini berada di atas rata-rata transaksi setiap harinya dalam 20 hari terakhir sebanyak 6,5 miliar lembar saham.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B