ANJLOKNYA SAHAM APPLE BIKIN WALL STREET MENURUN

09 September 2016, 08.14 WIB


image

Pada perdagangan kemarin, Kamis (8/9/2016), pergerakan bursa saham Wall Street ditutup memburuk. Hal ini didorong oleh saham Apple yang mengalami penurunan akibat iPhone 7 gagal memebrikan kesan terhadap investor saham. Meski saham sektor energi mengalami kenaikan secara terbatas.

Penurunan yang dialami oleh saham Apple sebesar 2,6% menjadi US$105,52/lembar. Ini merupakan penurunan tertinggi sajak 24 Juni lalu, pada saat terjadinya Brexit.

Selain itu, Apple yang menyatakan tidak akan merilis hasil penjualan iPhone 7 di pekan pertamanya membuat para pelaku pasar saham membatasi kemampuan analisanya.

Akibat investor yang terus menerka kapan terjadinya kenaikan suku bunga acuan, dan kondisi kesehatan ekonomi AS, beberapa bulan terakhir, bursa saham AS diperdagangkan dalam rentang yang ketat.

Data ekonomi terkini menunjukan bahwa ada kemungkinan The Fed akan menahan kenaikan suku bunga acuannya pada bulan ini.

Pada perdagangan kemarin, pergerakan indeks Dow Jones mengalami penurunan sebesar 46,23 poin atau 0,25% menjadi 18.479,91. Indeks S&P 500 menurun 4,86 poin atau 0,22% menjadi 2.181,3. Dan indeks Nasdaq berkurang 24,44 poinnn atau 0,46% menjadi 5.259,48.

Sementara, saham yang diperdagangkan ada sekitar 6,8 miliar lembar saham. Angka tersebut berada di atas rata-rata transaksi setiap harinya yaitu 6 miliar lembar saham dalam 20 hari terakhir.