HARGA MINYAK KEMBALI JATUH
29 Agustus 2016, 11.00 WIB
Pada perdagangan awal pekan ini, Senin (29/8/2016), harga minyak dunia mengalami penurunan akibat ada peningkatan produksi oleh Irak. Sebelumnya, Venezuela dan Iran tengah mencari konsensus tentang cara-cara bagaimana menstabilkan pasar minyak dan memperkuat OPEC.
Pada pertemuan Sabtu lalu, (27/8/2016), Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengatakan bahwa membangun kesamaan dan konsensus baru untuk menstabilkan pasar minyak, penguatan industri, dan penguatan OPEC terus dilakukan.
Namun, di tengah upaya yang dilakukan oleh Venezuela dan Iran, seperti yang dikabarkan Reuters, Senin (29/8/2016), menjelang pembukaan perdagangan, Irak menolak untuk melakukan pembekukan output dan memilih untuk meningkatkan produksi.
Pada perdagangan sebelumnya, harga minyak berjangka London International Brent mengalami penurunan sebesar 38 sen menjadi US$49,54/barel. Dan acuan minyak AS, West texas Intermediate (WTI) berada di posisi US$47,21/barel atau berkurang 43 sen.
Harga minyak yang mengalami penurunan hari ini disebabkan karena peningkatan produksi, sementara ekspor minyak dari pelabuhan selatan Irak rata-rata mencapai 3.205.000 barel dalam setiap harinya pada bulan Agustus, lebih tinggi dibanding rata-rata pada bulan Juli sebesar 3.202.000/barel setiap harinya.
Perbedaan pendapat dalam OPEC, khususnya anggota kunci yaitu Arab Saudi dan Iran dapat memberikan dampak signifikan terhadap pembicaraan dalam menstabilkan harga minyak.


ptsavemc@yahoo.com
ptsavemc
2AF9 300B